Learn how circular solutions accelerate sustainability across the entire production chain.
Buletedan telah membantu ribuan perusahaan di seluruh dunia mencapai produksi produk berkualitas melalui solusi manufaktur profesional kami.
Kebersihan mulut adalah bagian penting dari kehidupan kita sehari-hari. Menjaga kesehatan gigi tidak hanya mencegah masalah seperti gigi berlubang dan radang gusi, tetapi juga mengurangi bau mulut dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Dengan semakin beragamnya alat perawatan mulut, pemetik benang gigi telah menjadi alat pilihan banyak orang untuk membersihkan gigi. Dibandingkan dengan benang gigi tradisional, pengambilan benang gigi mudah digunakan dan nyaman dibawa, menjadikannya alat yang sangat diperlukan untuk rutinitas pembersihan gigi harian banyak orang.
Namun, meskipun penggunaan tusuk benang gigi terlihat sederhana, masih banyak orang yang melakukan kesalahan umum saat menggunakannya, sehingga menyebabkan pembersihan yang tidak memadai dan bahkan kerusakan pada gigi dan gusi. Artikel ini akan memandu Anda mengatasi kesalahan umum saat menggunakan pembersih benang gigi, membantu Anda memperbaiki kebiasaan ini dan memastikan hasil pembersihan mulut yang optimal.
1. Menggunakan terlalu banyak tenaga
Perilaku yang salah: Banyak orang yang beranggapan bahwa untuk membersihkan gigi secara menyeluruh, mereka perlu mencabut dan menarik benang gigi dengan kuat. Apalagi jika terdapat celah yang besar di antara gigi, mereka sering kali mendorong pemetik benang dengan kuat, mencoba membersihkan lebih menyeluruh.
Mengapa salah: Menggunakan terlalu banyak tenaga dapat menyebabkan cedera atau pendarahan pada gusi, terutama bagi mereka yang gusinya sudah rapuh atau meradang. Kekuatan yang berlebihan juga dapat menyebabkan gigi goyang dan bahkan dapat merusak permukaan gigi atau jaringan periodontal.
Praktik yang benar: Saat menggunakan pencabut benang gigi, masukkan benang secara perlahan ke sela-sela gigi dan gerakkan maju mundur secara perlahan, hindari tenaga yang berlebihan. Jika jarak antara gusi dan gigi sangat kecil, coba ubah sudutnya dan gunakan floss pick dengan ukuran yang sesuai. Jangan pernah menarik atau mendorong dengan kuat.
2. Hanya membersihkan gigi depan saja
Perilaku yang salah: Banyak orang yang hanya fokus membersihkan gigi depan saat menggunakan tusuk gigi, mengabaikan gigi belakang. Karena sulitnya membersihkan gigi belakang, beberapa orang bahkan tidak pernah menggunakan pembersih benang gigi untuk membersihkan area tersebut.
Mengapa salah: Mengabaikan gigi belakang menyebabkan penumpukan sisa makanan dan plak di area tersebut, yang dapat menyebabkan gigi berlubang, radang gusi, dan masalah mulut lainnya. Gigi belakang dan gigi tersembunyi adalah area yang paling mudah diabaikan.
Praktik yang benar: Saat menggunakan dental floss pick, pastikan setiap gigi dibersihkan secara menyeluruh, terutama gigi belakang. Coba sesuaikan sudutnya agar mudah memasukkan benang gigi ke sela-sela gigi belakang, jangan sampai ada bagian yang hilang.
3. Menggunakan benang gigi yang sama untuk membersihkan beberapa area
Praktik yang salah: Banyak orang yang terbiasa menggunakan benang gigi yang sama berulang kali di antara beberapa gigi, terutama tanpa mengganti bagian benang yang digunakan saat membersihkan gigi yang berbeda.
Mengapa salah: Setelah bersentuhan dengan permukaan gigi, benang gigi menumpuk bakteri dan plak. Jika bagian yang digunakan tidak diubah, bakteri tersebut akan berpindah ke area lain sehingga menyebabkan infeksi silang.
Praktik yang benar: Gunakan benang gigi yang bersih setiap kali Anda membersihkan gigi. Apalagi setelah membersihkan satu gigi atau sekelompok gigi, sebaiknya gunakan benang gigi yang baru. Hal ini tidak hanya memastikan pembersihan lebih baik tetapi juga mencegah penyebaran bakteri.
4. Menggunakan ukuran pick benang gigi yang tidak sesuai
Praktik yang salah: Banyak orang tidak memilih ukuran benang gigi yang sesuai berdasarkan jarak antara gigi dan kebutuhannya. Beberapa orang mungkin menggunakan pemetik benang gigi yang terlalu besar atau terlalu kecil sehingga menyebabkan kesulitan dalam penggunaannya.
Mengapa salah: Floss pick yang terlalu besar sulit dimasukkan ke sela-sela gigi, sehingga mudah menimbulkan tekanan yang tidak perlu dan berpotensi merusak gigi dan gusi. Floss pick yang terlalu kecil mungkin tidak dapat membersihkan sela-sela gigi secara menyeluruh.
Praktik yang benar: Pilihlah pemetik benang gigi dengan ukuran yang sesuai berdasarkan jarak antar gigi Anda. Jika celahnya kecil, pilihlah benang yang lebih tipis; jika jaraknya lebih besar, pilih yang sedikit lebih lebar. Selama penggunaan, pastikan benang gigi dapat dengan mudah masuk ke sela-sela gigi tanpa menimbulkan tekanan apa pun.
5. Tidak membersihkan tusuk benang gigi
Praktik yang salah: Beberapa orang berpikir bahwa pembersih benang gigi adalah alat sekali pakai, atau mereka tidak membersihkannya secara menyeluruh, hanya memasukkannya kembali ke dalam tas atau di atas meja, yang dapat menyebabkan bakteri terbawa saat penggunaan berikutnya.
Mengapa salah: Jika tusukan benang gigi tidak dibersihkan, sisa plak, darah, dan sisa makanan akan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, sehingga mudah menyebabkan infeksi silang atau masalah kesehatan mulut.
Praktek yang benar: Setelah menggunakan alat pembersih benang gigi, segera bersihkan dan letakkan di tempat yang bersih. Jika itu adalah pemetik benang yang dapat digunakan kembali, disarankan untuk membersihkan dan mendisinfeksi secara menyeluruh setelah digunakan. Pemetik benang sekali pakai harus dibuang setelah digunakan dan tidak digunakan kembali.
6. Waktu pembersihan tidak mencukupi
Praktik yang salah: Beberapa orang terburu-buru untuk menyelesaikan pembersihan gigi, hanya dengan cepat menggerakkan benang gigi dengan cepat di sela-sela gigi beberapa kali, mengira pembersihan telah selesai. Mengapa salah: Sesi pembersihan singkat tidak dapat menghilangkan plak dan sisa makanan di sela-sela gigi secara menyeluruh. Pembersihan yang tidak menyeluruh dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri, pembentukan karang gigi, dan peningkatan risiko radang gusi dan gigi berlubang.
Praktik yang benar: Saat menggunakan benang gigi, pastikan setiap area dibersihkan secara menyeluruh, terutama area pertemuan gigi dengan gusi. Tarik perlahan batang benang gigi setiap kali Anda memindahkannya, dan simpan selama jangka waktu yang sesuai untuk memastikan pembersihan efektif.
7. Mengabaikan sudut tusuk benang gigi
Perilaku yang salah: Banyak orang yang tidak memperhatikan sudut yang benar saat menggunakan benang gigi, hanya memasukkan dan menariknya secara sembarangan.
Mengapa salah: Sudut yang salah dapat menyebabkan benang gigi tidak dapat masuk ke celah sela-sela gigi, dan bahkan dapat melukai gusi atau menimbulkan rasa tidak nyaman.
Praktik yang benar: Saat menggunakan stik benang gigi, pertahankan sudut yang tepat untuk memastikan benang dapat dengan mudah masuk ke celah sela-sela gigi. Untuk gigi belakang, sesuaikan sudutnya untuk menghindari tenaga yang berlebihan.
8. Terlalu bergantung pada benang gigi
Perilaku yang salah: Beberapa orang percaya bahwa menggunakan benang gigi dapat sepenuhnya menggantikan menyikat gigi, mengabaikan pentingnya menyikat gigi.
Mengapa ini salah: Meskipun benang gigi dapat membersihkan sela-sela gigi, namun tidak dapat menggantikan fungsi pembersihan menyeluruh dari sikat gigi. Sikat gigi membersihkan permukaan gigi, menghilangkan plak dan sisa makanan, sedangkan benang gigi terutama digunakan untuk membersihkan celah di antara gigi.
Praktek yang benar: Benang gigi sebaiknya digunakan sebagai alat pelengkap untuk membersihkan gigi, bukan satu-satunya alat. Sikat gigi minimal dua kali sehari dengan sikat gigi dan lengkapi dengan benang gigi untuk membersihkan celah sela gigi untuk perawatan mulut yang optimal.
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang wajib diisi ditandai *
+86-515-66660899
+86 13196630887
Add: No.27, Jalan Nanying, Kota Yancheng (224051), Provinsi Jiangsu, Tiongkok
Tel: +86-515-66660899
Phone: +86 13196630887
WhatsApp: +86 13914622411
Hak Cipta © Bletedan
Benang Gigi OEM/ODM, Sikat Interdental, Perusahaan Sikat Gigi
